Fender Resmi Tuntut Retailer Musik Thomann Terkait Hak Cipta

Gitar legendaris Fender Stratocaster dengan desain bodi ikonik yang kini tengah menjadi pusat sengketa hukum.
Gitar legendaris Fender Stratocaster dengan desain bodi ikonik yang kini tengah menjadi pusat sengketa hukum.
Fender resmi mengajukan gugatan hukum terhadap retailer musik raksasa asal Jerman, Thomann, atas dugaan pelanggaran hak cipta desain bodi gitar ikonik Stratocaster.

Dunia musik internasional sontak dihebohkan oleh eskalasi konflik antara produsen gitar raksasa Fender dan retailer musik terbesar Jerman, Thomann. Fender secara resmi telah mengajukan gugatan pelanggaran hak cipta ke Pengadilan Regional Düsseldorf setelah upaya dialog terkait desain bodi Stratocaster menemui jalan buntu.

Langkah hukum ini menjadi kelanjutan dari somasi yang disebar Fender sejak Mei lalu ke berbagai produsen dan peritel gitar global. Fender mendesak mereka untuk menghentikan penjualan gitar elektrik yang meniru persis bentuk Stratocaster, menyusul kemenangan hak cipta Fender atas produsen asal China, Yiwu Philharmonic.

Thomann yang memayungi brand gitar murah Harley Benton justru memilih melawan balik dengan menuntut kepastian hukum di pengadilan terlebih dahulu. Merespons tindakan tersebut, Fender langsung mengambil langkah tegas dengan melayangkan gugatan resmi kepada pihak Thomann.

"Tujuan kami sejak awal sebenarnya sederhana, yaitu berdialog secara baik-baik. Sayangnya, Thomann memilih jalan yang berbeda dengan memulai proses hukum sepihak agar bisa tetap menjual desain gitar yang kami yakini meniru Stratocaster," tulis pernyataan resmi pihak Fender.

Fender juga menegaskan bahwa mereka tidak takut dengan adanya kompetisi bisnis yang sehat di industri alat musik global. Menurut mereka, industri gitar justru akan berkembang lewat inovasi baru yang orisinal, bukan dengan menjiplak desain ikonik yang sudah ada sejak 70 tahun lalu.