Aktris papan atas Hollywood, Lena Headey, baru-baru ini melayangkan kritik super pedas terhadap industri film yang membesarkan namanya. Bintang serial populer Game of Thrones ini menyindir adanya "perlindungan aneh" yang kerap diberikan kepada para pria predator di Hollywood.
Dalam wawancara terbarunya bersama The Telegraph, Lena blak-blakan soal ketimpangan kekuasaan yang membuat para pelaku pelecehan bebas berkeliaran. "Perlindungan aneh yang kita berikan kepada pria predator di bisnis ini karena kekuasaan besar mereka, berbanding terbalik dengan aktris rentan yang butuh kerja demi sesuap nasi, itu membuatku sangat marah," cetus Lena.
Kekesalan Lena ini bukan tanpa alasan, sebab dirinya juga merupakan salah satu korban dari produser kondang Harvey Weinstein pada tahun 2017 silam. Lena bercerita bahwa Weinstein pernah melontarkan komentar tidak senonoh padanya di Festival Film Venesia 2005 dan memaksanya masuk ke kamar hotel di Los Angeles.
Untungnya, kehadiran gerakan #MeToo pada 2017 membuka mata banyak orang bahwa kasus seperti ini terjadi di mana-mana. Aktris yang kini menyutradarai drama radio BBC berjudul "Intimacy" ini pun merasa lega karena generasi aktris muda sekarang sudah jauh lebih berani untuk berkata tidak terhadap perlakuan tidak beres di lokasi syuting.