Kabar mengejutkan datang dari dunia musik rock internasional. Band progressive rock legendaris asal Kanada, Rush, dilaporkan tengah melakukan negosiasi rahasia untuk menggelar konser residensi di venue megah dan canggih, Sphere, yang berlokasi di Las Vegas, Amerika Serikat.
Berdasarkan laporan dari media asing The Sun, sebuah sumber membocorkan bahwa obrolan mengenai proyek ini sudah berlangsung cukup lama. Sontak rumor ini langsung membuat heboh para fans, apalagi kontrak kerja sama kabarnya bakal segera rampung dan dikunci dalam beberapa minggu ke depan.
Baca Juga
- Alasan Radiohead Batasi Konser Maksimal Hanya 20 Panggung Setahun
- The Rolling Stones Siap Tur Lagi Tapi Tunggu Keith Richards
- Konser Noah Kahan di New York Batal Mendadak Imbas Cuaca Buruk
- Imbas Asap Kebakaran Hutan Poppy Batal Tampil di Upheaval Festival
- Aksi Kocak Pavement Hancurkan Lagu Led Zeppelin di Panggung
Nggak tanggung-tanggung, rumor yang beredar menyebutkan Rush bakal menyiapkan hingga 18 pertunjukan di venue futuristik senilai puluhan triliun rupiah tersebut. Kabar ini pertama kali diembuskan oleh pemandu acara SiriusXM, Eddie Trunk, yang mengklaim bahwa rencana residensi ini sudah menemui kesepakatan alias "done deal".
Gebrakan ini bertepatan dengan momentum Rush yang sedang sibuk menjalani tur bertajuk "Fifty Something". Dalam tur kali ini, dua personel asli Geddy Lee dan Alex Lifeson menggandeng drummer Anika Nilles demi menghormati mendiang sang drummer ikonis, Neil Peart, yang wafat pada 2020 lalu.
Meski belum ada konfirmasi resmi dari pihak band maupun pengelola Sphere, antusiasme publik sudah tidak terbendung. Jika terwujud, Rush akan menyusul deretan musisi papan atas seperti U2, Phish, hingga Metallica yang sudah lebih dulu merasakan kemegahan panggung dengan visual LED raksasa tersebut.